Jakarta – Sejumlah calon mahasiswa mengalami kendala saat melakukan pendaftaran akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Kendala yang paling banyak dikeluhkan adalah munculnya notifikasi “data tidak ditemukan” ketika peserta mencoba melakukan registrasi di laman resmi SNPMB.
Masalah tersebut umumnya terjadi karena data peserta belum tersinkronisasi dengan sistem nasional pendidikan, khususnya yang bersumber dari Dapodik dan PDDikti. Selain itu, kesalahan pengisian data seperti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), atau tanggal lahir yang tidak sesuai dengan data resmi juga dapat memicu notifikasi tersebut.
Kendala ini kerap dialami oleh siswa kelas XII, lulusan tahun sebelumnya (gap year), maupun peserta yang data sekolahnya belum diperbarui secara optimal oleh pihak sekolah. Akibatnya, sistem SNPMB belum dapat mengenali identitas peserta secara otomatis.
Panitia SNPMB mengimbau peserta untuk tidak panik dan memastikan kembali seluruh data yang dimasukkan sudah sesuai dengan data resmi. Jika data tetap tidak ditemukan, peserta disarankan untuk menghubungi pihak sekolah agar melakukan pengecekan dan pembaruan data di sistem Dapodik, atau mengakses layanan bantuan yang tersedia di laman resmi SNPMB.
Dengan melakukan verifikasi dan perbaikan data sesuai prosedur, peserta diharapkan tetap dapat melanjutkan proses pendaftaran dan mengikuti tahapan seleksi SNPMB 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
















